Langsung ke konten utama

Menjemput Mimpi (1): Surprise

  (Dok. Pribadi)

Nana yang sibuk dengan kelas daringnya sedari pagi hingga tengah hari membuatnya mengabaikan puluhan pesan WhatsApp yang masuk di Android nya. Tumben, biasanya benda itu tidak pernah lepas dari genggaman tangannya yang mulai nampak menonjol uratnya. Anggapan orang jika menonjol urat tangannya dapat diartikan bahwa orang itu pekerja keras, hahaha...

"Yeaahh..!! Selesai juga kelas hari ini". Sambil beranjak menuju sofa, Nana menyambar Android yang ada di samping laptopnya lalu rebahan. 

"What?! Is it seriously?? teriak Nana sambil ucek-ucek mata berkali-kali. Dibacanya berulang-ulang ucapan selamat dari kawan-kawannya. Lalu Nana bergegas kembali ke meja kerjanya, membuka laptop dan mencari kebenaran informasi itu.

"Gtkdikdas.kemdikbud.go.id" ucap Nana sambil memencet tombol keyboardnya. Dengan rasa penuh harap-harap cemas, dibukanya satu per satu informasi di portal gtkdikdas, tetapi Nana tidak menemukan satupun informasi tentang pengumuman 20 besar finalis guru inspiratif 2021. Sambil menghela nafas pelan, Nana pun kembali rebahan sembari memainkan jempol tangannya naik turun menggeser layar Androidnya. Beberapa saat kemudian, pesan WhatsApp dari Melati, kawan di sekolah tempat Nana mengajar pun masuk di urutan pertama untuk dibaca. "Oh my God..." ucap Nana seakan tidak percaya dengan file PDF yang dikirimkannya.

Melati adalah kawan satu sekolah, dia adalah guru SMA, Guru Inovatif tahun 2020 versi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Dia adalah salah satu kawan yang memberikan energi positif kepada Nana, dan yang meyakinkan Nana untuk mengikuti Apresiasi Guru Inspiratif 2021. Ketidakpercayaan diri Nana menyurut seketika Melati memberikan suntikan semangat. Bisa dikatakan, dia adalah satu-satunya kawan yang selalu memotivasi dan menginspirasi Nana. Ah...Tuhan memang Maha Baik, telah mengirimkan seseorang untuk meyakinkan Nana.

H-2.

"Jadi, apa saja yang diperlukan untuk dibawa ke Jakarta?", tanya si Bos. Bos itu sebutan Nana untuk suaminya. 

"Mmmm...tiket pesawat, dokumen-dokumen, hasil SWAB, laptop, pointer, topi SMP, sepatu olahraga, sudah siap. OMG...pakaian tradisional hampir lupa". jawab Nana panik. Nana memang orang yang mudah panik dan gupek. Wajar saja Tuhan memberikan jodoh yang mampu menenangkan Nana. Tuhan memang Maha Baik. 

"Duuhh...bagaimana cara bawa Siger yang sebesar itu, nanti??" tanya Nana kepada suaminya.

"Tidak perlu khawatir, itu bisa diatasi..yang penting kita cari dulu tempat sewa yang harganya terjangkau untuk 6 hari", jawab suaminya sambil berusaha menenangkan Tian. 

Minggu, 21 November 2021, Bandara Raden Inten Lampung.

"Yakin pada diri sendiri, berusaha yang terbaik dan biarkan Tuhan yang bekerja", pesan suami Nana ketika berada di bandara.

"Siap Bos, doakan terus ya dan jangan lupa tiap hari kita harus telponan", jawab Nana sambil memegang lengan suaminya yang mirip seperti ubi cilembu. 

"Oke honey..semangat dan fokus ya" jawab suaminya sambil mengelus kepala Nana. 

Nana pun mencium tangan suaminya, lalu pamit dan beranjak mengambil antrian untuk masuk ke dalam, check in.


Bersambung ya....


Lampung, 040322


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Praktik Baik : Payung Anti Tempias

 Praktik Baik : Payung Anti Tempias Sebuah praktik baik yang telah diterapkan pada pembelajaran matematika. Model pembelajaran yang digunakan sudah tentu model yang mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Ya, Pembelajaran berbasis proyek terintegrasi STEM (Science Technology Engineering Mathematics) menjadi pilihan yang tepat. Pada kegiatan pembelajaran ini, guru memberikan fenomena yang terjadi akhir-akhir ini. Fenomena tersebut adalah perubahan cuaca yang tidak menentu, terkadang panas terkadang hujan. Ssehingga siswa ditantang untuk membuat prototipe sebuah payung dengan menerapkan konsep segitiga dan lingkaran. Dengan menggunakan pendekatan STEM, siswa akan melakukan tahap-tahap Engineering Design Process. Hasil yang dicapai dari pembelajaran ini adalah pembelajaran menjadi menyenangkan dan bermakna karena dari siswa untuk siswa, siswa mampu berpikir kritis dan logis.  Lesson Plan dapat diperoleh di link berikut:  https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/pdf/

Curhatan Anak Baru

Aku si anak baru "Namanya mirip-mirip kayak orang yang lahir di Jawa aja, Susanto. Aku panggil Santo aja ah" dalam hatiku sambil melihat si Santo yang baru aja masuk kelas dari kantin bakso. "Hufff.... baru aja jadi anak baru, eh udah dikerjain", gumamku sambil tarik nafas dalam-dalam. Eh, memangnya siapa yang anak baru?? aku loh bukan Santo yang sok kenal itu. Tapi lucu juga sih...niat hati ngerjain aku, eh dia yang kena jebakannya sendiri. Emang enak ?? hahaha... Untung ada si Nungky, temen baru, penyelamatku yang saat itu mengingatkanku untuk segera masuk kelas.  Ahay... Tuhan memang selalu baik sama orang baik, seperti aku (dalam hati), mungkin Tuhan menggumam, "PD amat kamu ini Na".  Perkenalkan, namaku Setiana. Kali ini adalah perkenalan yang sukses dengan teman-teman baruku. Memangnya kenapa?? Karena tidak ada yang menambahkan nama ku dengan awalan Mas. Biasanya, setiap kali aku memperkenalkan diri pasti banyak yang terkejut karena ternyata si empun

Tangguh

Siapa yang tidak tahu dengan lagu yang satu ini? Lagu ini bisa dijadikan sebagai salah satu pembakar semangat di saat kita sedang berada di titik nol. ' Manusia Kuat ', judul lagu ini. Lagu yang dinyanyikan oleh Tulus telah berhasil menjadi lagu terfavorit saya di sepanjang tahun 2020-2022. Pura-pura tangguh bisa diartikan sebagai kondisi seseorang yang sebenarnya tidak kuat atau tidak tangguh atau tidak berani terhadap suatu kondisi yang dihadapinya. Pura-pura tangguh adalah suatu kondisi yang dilakukan seseorang untuk menutupi kondisi sebenarnya dengan maksud tertentu. Pernah menemukan seseorang dengan kepura-puraan ini? Atau mungkin Anda pernah melakukan ini?  Menjadi manusia yang berani, kuat, dan tangguh adalah dambaan semua orang. Bukan hal yang mudah,  namun kita bisa menjadikan diri kita untuk menjadi manusia tangguh. Untuk mengenali apakah kita termasuk ke dalam manusia tangguh atau tidak, dapat dilihat dari seberapa mampu kita menghadapi masalah dalam hidup kita. Dari